Kamis, 05 Juli 2012

Akademi Non Formal Yamaha Ciptakan Mekanik Handal Berkualitas

Akademi Non Formal Yamaha Ciptakan Mekanik Handal Berkualitas


Program Yamaha Engineering School (YES) yang kali ini membidik sekolah SMK di Makassar. Awalnya hanya satu SMK, yakni SMK Kebangsaan Indonesia. Namun karena indeks prestasi siswa dua sekolah tersebut mengalami peningkatan, terutama dalam bidang otomotif roda dua, maka Yamaha memberikan engine assy sebagai penghargaan kepada siswa di SMKN 2 Palopo dan SMKN Gunung Sari I.
Menurut Abdul Rahmah mewakili PT Suraco Jaya Abadi Motor yang juga main dealer di Maros, Makassar mengaku dengan adanya program YES proses rekruitmen calon mekanik menjadi lebih mudah. Pasalnya, secara kualitas sudah bisa diandalkan setelah menimba ilmu di sekolah masing-masing. "Program ini (YES, red) tentu saja membawa serta keuntungan untuk main dealer Yamaha. Proses merekrut tenaga mekanik baru lebih mudah dan sesuai standar. Karena memang proses seleksi untuk mengikuti YES sangat ketat. Jadi hanya siswa yang berbakat, pintar dan berprestasi bisa kerja di dealer untuk jadi mekanik," tegasnya.
Rahman menambahkan, syarat bekerja di dealer Yamaha adalah pernah mengikuti program YES, siswa SMK otomotif berprestasi, lulusan baru, mengikuti test tertulis (psikotes serta tes pengetahuan otomotif), wawancara dan selanjutnya diterima dan bisa langsung kerja. Karena itu, melalui program YES ini, pihak main delaer terbantu mencari bibit muda mekanik untuk bisa langsung disalurkan kerja. Sementara itu, keuntungan yang didapat konsumen dari mekanik yang diambil dari program YES adalah memiliki dasar tentang otomotif roda dua. Tidak itu saja, siswa kembali ditempa selama 4,5 bulan untuk diberikan teori, praktek dan pembentukan mental menghadapi konsumen. Karena itu, setelah bekerja skill dan kemampuan sudah tidak diragukan lagi, ditambah mereka bekerja sesuai dengan tingkat kedisiplinan tinggi dan diterapkan sistem SOP. "Banyak keuntungan yang didapat dari beberapa pihak. Dalam hal ini adalah Yamaha (main dealer) siswa yang akan bekerja sebagai mekanik dan kosumen pengguna motor Yamaha," lanjutnya.
Sebelum acara penyerahan donasi mesin oleh Yamaha, beberapa siswa juga diberikan bekal pengetahuan tentang safety riding oleh main dealer PT Suraco Jaya Abadi Motor yang melibatkan polisi dari Polsek Maros, menyediakan stand bengkel untuk siswa yang menggunakan motor Yamaha (servis dan penggantian busi gratis) serta hiburan musik.  Program ini sangat disyukuri bukan hanya para pengajar di tiga SMK tersebut, namun juga siswa yang menimba ilmu. Rivai salah satu siswa SMKN 2 Palopo mengaku sangat terbantu dengan pemberian mesin tersebut. "Kami mewakili siswa yang lain sangat bersyukur dengan sumbangan mesin ini. Sumbangan ini memberikan motovasi dan semangat tinggi untuk terus berprestasi dan bersiap menatap masa depan cerah. Dengan demikian, kami sudah tidak canggung saat terjun kedunia kerja di bengkel atau sebagainya," ujar siswa kelas III itu sambil tersenyum.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar